maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Eco Bhinneka Muhammadiyah Sulsel Gandeng BPBD Gowa Bahas Rekomendasi Soal Mitigasi Desa Manimbahoi

$rows[judul]

Gowa - Badan Penanggulagan Bencana Daerah (BPBD), Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) Wahyuddin, menerima hasil rekomendasi kebijakan yang disusun tim Eco Bhinneka Muhammadiyah Sulsel. Dalam pertemuan itu, mereka membahas pokok utama policy brief berjudul Penguatan Mitigasi Bencana Desa Manimbahoi dalam rangka Mewujudkan Desa Tanggap Bencana. 

Hal itu dianggap penting, lantaran menjadi acuan strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana di wilayah tersebut. Pertemuan berlangsung di kantor BPBD Gowa pada Selasa (23/9/2025) pukul 10.00 WITA bersama Focal Point Eco Bhinneka Muhammadiyah, Elbu Bahtiar.

Kepala BPBD Gowa, Wahyuddin menyampaikan apresiasi atas inisiatif pertemuan tersebut yang dinilainya bermanfaat bagi pihaknya. Ia juga menyebut kegiatan itu sangat membantu, terutama karena menghadirkan informasi yang ilmiah dan dapat dijadikan rujukan.

"Policy brief ini sangat membantu, khususnya sebagai informasi yang ilmiah. Kami pikir Desa Manimbahoi sudah memenuhi unsur-unsur sesuai standar, tetapi dengan hasil policy brief ini kami jadi sadar bahwa perlu ada monitoring dan evaluasi serta koordinasi lebih intens dengan aparat desa," kata Wahyuddin dalan keterangan diterima.

Sementara itu, Elbu Bahtiar menyampaikan kegiatannya itu lahir dari serangkaian kegiatan Eco Bhinneka Muhammadiyah yang berlangsung pada Mei hingga Juni 2025. Program ini digelar di Desa Manimbahoi dan Kota Makassar sebagai wujud implementasi gagasan keberagaman yang ramah lingkungan.

Sebagai tindak lanjut, Eco Bhinneka Muhammadiyah bersama BPBD Kabupaten Gowa sepakat menggelar seminar policy brief sebagai wadah membahas isu kebencanaan dan lingkungan. Agenda ini juga menghadirkan peran Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, hingga organisasi kepemudaan untuk memperkuat sinergi lintas sektor.

Tak hanya itu, sejumlah pakar juga akan dihadirkan guna memberi perspektif lebih luas atas substansi policy brief yang telah disusun. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkaya rekomendasi kebijakan sekaligus mempertegas arah kolaborasi ke depan. (Rls)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)