Surabaya - Pemerintah provinsi Jawa Timur bersama PT PAL Indonesia siap menjadikan Jawa Timur sebagai pusat kemaritiman nasional. Kesiapan ini disampaikan Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod saat audiensi dengan Gubernur Jawa Timur di Grahadi.
Kaharuddin mengatakan, Jawa Timur memiliki potensi besar sebagai motor penggerak industri maritim nasional. Olehnya percepatan industrialisasi di sektor maritim harus segera dilakukan.
“PT PAL siap memimpin proses tersebut. Apalagi saat ini PT PAL ditunjuk sebagai lead integrator galangan kapal,” ujarnya, Jumat (12/9/2025).
Kaharuddin menambahkan bahwa industrialisasi maritim Jawa Timur akan memberi dampak berganda. Pertumbuhan industri turunan, ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat diyakini ikut meningkat.
PT PAL juga berencana melakukan ekspansi galangan kapal di beberapa daerah Jawa Timur. Ekspansi ini akan memperkuat fasilitas produksi sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
“Dengan dukungan Ibu Gubernur, kami optimistis rencana ini memperluas keterlibatan usaha masyarakat. Selain itu, dapat menciptakan lapangan kerja baru,” katanya.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung penuh komitmen PT PAL mewujudkan Jatim sebagai pusat kemaritiman nasional. Ia menilai pesanan internasional untuk PT PAL berdampak besar pada penyerapan tenaga kerja.
Pesanan tersebut mencakup pembangunan kapal perang, kapal tempur, dan kapal selam berteknologi tinggi. Hal ini memperkuat posisi PT PAL dalam industri maritim global.
Khofifah juga menyambut baik rencana pembangunan galangan kapal baru di Lamongan. Galangan tersebut akan mempercepat layanan MRO sekaligus memperkuat kapasitas produksi kapal nasional.
“Kita bersyukur 80 persen bahan kapal berasal dari material dalam negeri. Semua disesuaikan dengan spesifikasi yang dibutuhkan,” ucapnya.
Ia menyebut kondisi ini menjadi kebanggaan sekaligus kekuatan bangsa. Tingginya TKDN memperlihatkan kemandirian bangsa dalam industri pertahanan maritim.
Tulis Komentar