Karawang - Dalam kegiatan Festival Aspirasi BAM (Badan Aspirasi Masyarakat) DPR RI untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait kedaulatan pangan, diversifikasi, serta inovasi pertanian dan perikanan yang inklusif, Ketua BAM DPR RI, Dr. KH. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si., menegaskan bahwa Karawang memiliki posisi strategis sebagai sentra pangan nasional, khususnya sebagai salah satu produsen padi terbesar di Indonesia sekaligus wilayah dengan potensi perikanan dan kelautan yang signifikan.
“Karawang adalah tulang punggung ketahanan pangan nasional. Sejak masa kolonial hingga pasca kemerdekaan, wilayah ini telah menjadi lumbung padi. Tantangan ke depan menuntut kebijakan pangan yang adaptif, berkelanjutan, dan berpihak kepada petani serta nelayan,” ujar Kang Aher saat diwawancarai awak media seusai kegiatan Festival Aspirasi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Lebih jauh, anggota Fraksi PKS DPR RI periode 2024–2029 daerah pemilihan Jawa Barat II ini menjelaskan bahwa sektor pertanian dan perikanan di Karawang menghadapi berbagai tantangan, antara lain alih fungsi lahan, ketergantungan pada pupuk kimia, degradasi lingkungan, perubahan iklim ekstrem, serta keterbatasan akses teknologi dan permodalan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembangunan pangan yang menyeluruh dan inklusif.
“Petani dan nelayan adalah garda terdepan dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Pemerintah pusat dan daerah harus memastikan mereka memiliki akses setara terhadap lahan, inovasi, teknologi, pembiayaan, dan pasar,” ungkap anggota Komisi II DPR RI ini.
Terakhir, mantan Gubernur Jawa Barat dua periode itu mencermati bahwa selain subsektor padi, potensi perikanan tangkap dan budidaya, hortikultura, serta pengembangan pangan berbasis kearifan lokal juga perlu diperkuat, termasuk dukungan terhadap program Blue Economy dan penyediaan pangan bergizi berbasis protein ikan bagi masyarakat. Oleh karena itu, melalui Festival Aspirasi ini diharapkan lahir rekomendasi kebijakan yang komprehensif, berbasis aspirasi masyarakat Karawang, guna mendukung agenda nasional pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat kedaulatan pangan dan mencapai swasembada pangan berkelanjutan.
“Aspirasi masyarakat Karawang akan menjadi instrumen penting dalam merumuskan kebijakan nasional yang tidak hanya normatif, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan nyata di lapangan,” tutup Kang Aher.
Tulis Komentar