Jakarta – Gerakan Rakyat menggelar diskusi Forum Ampera bertajuk “Model Politik Ekonomi Patuh Lingkungan” dalam rangka memperingati Hari Maritim Nasional di Kantor Sekretariat DPP, Ampera, Jakarta Selatan, Rabu (7/10/2026) kemarin.
Diskusi tersebut dihadiri empat narasumber kunci untuk mengulas krisis ekologis, potensi maritim, serta transisi politik-ekonomi Indonesia.
Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid membuka diskusi dengan menekankan pentingnya pergeseran paradigma dari sekadar kepatuhan administratif menjadi keadilan ekologis secara substansial.
“Justru karena izin itu hutan malah di babat. Justru karena izin itu, kalau kata Pak Anies, APH apa namanya, hutan-hutan banyak di babat. Apakah ini juga masuk dalam kategori kepatuhan?” ujar Sahrin.
“Pasal 28H ayat 1 UUD 1945 menyatakan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Jadi lingkungan hidup dan kesehatan itu adalah hak daripada warga negara,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pakar Gerakan Rakyat, Sulfikar Amir menyoroti kegagalan sistemik kapitalisme ekstraktif yang melahirkan manufactured risk dan ketidakbertanggungjawaban terorganisir.
“Politik ekonomi oligarki adalah satu model politik di mana ada segelintir orang yang memanfaatkan akses kekuasaan untuk mendapatkan profit semaksimal mungkin. Dia menjadi bermasalah ketika profit yang mereka dapatkan terkonsentrasi di kelompok-kelompok tertentu, sementara puluhan bahkan ratusan juta rakyat Indonesia itu harus menderita,” jelas Sulfikar.
“Predator politik ini adalah sebuah perilaku di mana kekuasaan digunakan semaksimal mungkin untuk mendapatkan keuntungan bagi sekelompok orang. Nah, predator politics inilah yang menurut saya yang harus kita ubah menjadi sebuah politik ekonomi yang patuh lingkungan,” lanjutnya.
Executive Director Muhammadiyah Climate Center (MCC), Agus S. Djamil memaparkan betapa krusialnya posisi geografi Indonesia di peta maritim dan iklim global
Tulis Komentar