Foto: Genangan banjir rob di Muara Angke, Jakarta. (ANTARA FOTO)
Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya fenomena fase bulan purnama pada 7 September 2025 yang beriringan dengan perigee atau jarak terdekat bulan dengan bumi pada 10 September 2025. Kondisi tersebut diperkirakan berpotensi memicu peningkatan ketinggian air laut maksimum di sejumlah wilayah pesisir.
Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, menyampaikan potensi banjir pesisir atau banjir rob masih perlu diwaspadai di sejumlah daerah. Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang-surut, wilayah yang berisiko meliputi pesisir Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Lampung, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, hingga Maluku.
"Potensi banjir pesisir secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti bongkar-muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat," kata Eko melalui keterangan tertulis, Senin, 1 September 2025.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada menghadapi potensi pasang maksimum air laut yang bisa memicu dampak serius di pesisir. Selain itu, ia meminta warga rutin memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim dari BMKG sebagai langkah antisipasi.
Lokasi dan waktu potensi terjadinya banjir pesisir (rob):
1. Pesisir Kepulauan Riau
- Pesisir Batam, 6-14 September 2025
- Pesisir Bintan, 7-12 September 2025
- Pesisir Karimun, 8-9 September 2025
- Pesisir Dabo Singkep, 2-6 September 2025
- Pesisir Tanjung Pinang, 3-12 September 2025 dan 14-16 September 2025
2. Pesisir Kepulauan Bangka Belitung
- Pesisir Kota Pangkalpinang, 1-8 September 2025
- Pesisir Tanjungpandan, 1-8 September 2025
3. Pesisir Lampung
- Pesisir Bandar Lampung, 10-14 September 2025
- Pesisir Tanggamus, 10-14 September 2025
- Pesisir Lampung Selatan, 10-14 September 2025
- Pesisir Pesawaran, 10-14 September 2025
- Pesisir Timur Lampung, 10-14 September 2025
- Pesisir Barat Lampung, 10-14 September 2025
4. Pesisir Jakarta
- Pesisir Kamal Muara, 1-4 September 2025
- Pesisir Kapuk Muara, 1-4 September 2025
- Pesisir Pluit, 1-4 September 2025
- Pesisir Ancol, 1-4 September 2025
- Pesisir Kamal, 1-4 September 2025
- Pesisir Marunda, 1-4 September 2025
- Pesisir Cilincing, 1-4 September 2025
- Pesisir Tanjung Priok, 1-4 September 2025
- Pesisir Kalibaru, 1-4 September 2025
- Pesisir Muara Angke, Penjaringan, 1-4 September 2025
5. Pesisir Jawa Tengah
- Pesisir Brebes, 13-16 September 2025
- Pesisir Kota Tegal, 3-8 September 2025
- Pesisir Kabupaten Tegal, 3-8 September 2025
- Pesisir Kabupaten Pemalang, 3-8 September 2025
6. Pesisir Jawa Timur
- Pesisir Surabaya Barat (Gresik, Lamongan Tuban), 1-10 September 2025
7. Pesisir Kalimantan Utara
- Perairan Tarakan, 7-10 September 2025
- Perairan Tanjung Selor, 8-10 September 2025
- Perairan Nunukan-Sebatik, 8-10 September 2025
8. Pesisir Kalimantan Tengah
- Pesisir selatan Kotawaringin Barat (Keraya, Kubu, Kumai) 5-7 September 2025
9. Pesisir Maluku
- Pesisir Ambon, 8-17 September 2025
- Pesisir Maluku Tengah, 3-17 September 2025
- Pesisir Seram Bagian Timur, 7-16 September 2025
- Pesisir Kepulauan Kai, 9-15 September 2025
- Pesisir Kepulauan Aru, 9-15 September 2025
- Pesisir Kepulauan Tanimbar, 9-14 September 2025
Tulis Komentar