Ambon – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon kembangkan pembinaan kemandirian melalui kegiatan kreatif dan produktif bagi Warga Binaan. Kegiatan tersebut berupa pembuatan karya hiasan serta bak yang akan digunakan sebagai sarana budi daya ikan lele, Rabu (23/9).
Kepala Rutan Ambon, Meta Putra, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan. Menurutnya, kegiatan kreatif dan produktif dapat jadi sarana untuk kembangkan potensi sekaligus berikan pengalaman keterampilan kepada Warga Binaan.
“Pembinaan kemandirian ini kami lakukan untuk memberikan kesempatan kepada Warga Binaan agar dapat mengembangkan keterampilan dan kreativitas yang mereka miliki. Kami berharap kegiatan seperti pembuatan karya hiasan dan bak budi daya ikan lele dapat memberikan pengalaman serta manfaat bagi Warga Binaan,” ujar Meta Putra.
Staf Bimbingan Kerja Rutan Ambon, Rano, menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan agar Warga Binaan memperoleh pengalaman melalui praktik secara langsung.
“Kami mendampingi Warga Binaan dalam proses pembuatan karya hiasan maupun bak budi daya ikan lele. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan keterampilan melalui praktik secara langsung,” ujar Rano.
Salah satu Warga Binaan Rutan Ambon, A, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Kami senang bisa mengikuti kegiatan seperti ini karena kami bisa belajar membuat karya dan mengembangkan keterampilan. Semoga apa yang kami pelajari di sini bisa menjadi bekal dan bermanfaat bagi kami ke depannya,” ujar .
Meta Putra menambahkan bahwa Rutan Ambon akan terus mengembangkan kegiatan pembinaan yang positif dan produktif bagi Warga Binaan.
“Kami terus mendukung kegiatan-kegiatan yang dapat memberikan keterampilan kepada Warga Binaan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pembinaan dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat,” tambahnya
Tulis Komentar