maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Sekolah Duta Maritim Indonesia Tingkatkan Self Awareness Peserta Lewat Sesi Inspiratif

$rows[judul]

Jakarta - Peserta Sekolah Duta Maritim Indonesia mendapatkan pembekalan penting tentang self awareness atau kesadaran diri melalui materi yang dibawakan narasumber Bapak Chandra. Mengusung tema “Bagaimana Kita Mengenal Diri Kita”, sesi ini mengajak para peserta untuk memahami potensi, kelemahan, dan karakter diri mereka sebagai bekal dalam berkontribusi di masyarakat.

Bapak Chandra menegaskan bahwa seseorang yang tidak mengenal dirinya akan mudah terombang-ambing oleh pengaruh luar. Sebaliknya, dengan memahami diri sendiri, seseorang akan lebih inklusif, mampu menerima perbedaan (difference), dan teguh pada pendirian.

Dalam penyampaiannya, beliau memperkenalkan lima aspek penting yang membentuk self awareness: skill, attitude, link, time, dan manajemen. Kelima aspek ini diyakini saling mendukung untuk membentuk pribadi yang berintegritas dan adaptif.

Peserta Sekolah Duta Maritim Indonesia pun diajak untuk berani berbeda, berpikir terbuka, serta membangun hubungan yang baik dengan lingkungan sekitar. Selain itu, mereka diingatkan untuk selalu tabayyun memastikan kebenaran informasi sebelum menilai seseorang dari luarnya saja.

Melalui pembekalan ini, diharapkan para peserta tidak hanya memahami diri mereka lebih dalam, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menghargai keberagaman dan membangun suasana harmonis di tengah masyarakat maritim Indonesia.

Lebih jauh, Bapak Chandra menekankan bahwa self awareness adalah fondasi kepemimpinan. Seorang pemimpin yang mengenal dirinya dengan baik akan mampu mengelola emosi, membuat keputusan yang bijak, serta menginspirasi orang lain dengan keteladanan. Hal ini penting bagi para finalis yang kelak diharapkan menjadi duta maritim yang mampu membawa perubahan nyata.

Selain itu, pembekalan ini menjadi momentum refleksi pribadi bagi para peserta. Mereka diajak merenungkan perjalanan hidup masing-masing, memahami pengalaman yang membentuk karakter, sekaligus belajar bagaimana memperbaiki kekurangan yang ada. Proses ini diyakini akan melahirkan pribadi yang lebih kuat, matang, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Pada akhirnya, sesi ini menegaskan bahwa kesadaran diri bukan sekadar memahami siapa diri kita, melainkan juga bagaimana kita menempatkan diri dalam konteks sosial dan kebangsaan. Dengan memiliki self awareness yang baik, peserta Sekolah Duta Maritim Indonesia diharapkan mampu menjadi generasi yang tangguh, visioner, dan berkontribusi aktif dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)