maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Akibat Dangkal, Nelayan Abdya Terpaksa Bongkar Ikan di Mulut Muara Lhok Pawoh

$rows[judul]

BLANGPIDIE - Dangkalnya mulut Muara Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kian memprihatinkan. 

Kondisi ini membuat boat tangkap milik nelayan setempat kerap kandas saat hendak masuk melintasi jalur muara, hingga memaksa para nelayan melakukan pembongkaran muatan ikan di tengah muara demi mengurangi beban kapal.

Menurut salah seorang nelayan setempat, Martunis, kondisi muara yang semakin dangkal ini membuat kapal-kapal nelayan sama sekali tidak bisa bersandar langsung ke Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Lhok Pawoh.

"Boat tidak bisa bersandar atau masuk ke kawasan TPI lantaran mulut muara yang dangkal," kata Martunis, Kamis (23/7/2026).

Akibatnya, sebut Martunis, boat nelayan tersangkut di tengah muara dan terpaksa diam di sana menunggu air laut pasang.

Menurutnya, proses menunggu pasang ini memakan waktu jam-jaman dan sangat merugikan nelayan, baik dari segi waktu maupun kesegaran hasil tangkapan.

"Dampak dari dangkalnya muara ini tidak hanya membuat waktu kami berlayar terbuang sia-sia, tetapi juga menimbulkan kerugian material secara langsung," ucapnya.

Sudirman, nelayan lainnya juga turut merasakan dampak buruk tersebut.

Ia menyebutkan beratnya perjuangan mereka hanya untuk memindahkan hasil tangkapan ke darat.

"Pemerintah harus segera turun tangan untuk mengatasi masalah nelayan di Lhok Pawoh ini," ucapnya.

Karena terpaksa bongkar muat fiber ikan di tengah muara yang membuat boat bergoyang, kata Sudirman, ada beberapa fiber yang terjatuh. 

"Ikannya tumpah ke air dan terpaksa kami pungut satu per satu. Beginilah nasib nelayan di sini setiap kali mau masuk TPI," tutur Sudirman.

Para nelayan Lhok Pawoh berharap adanya tindakan dari instansi terkait untuk segera menyiagakan alat berat guna pengerukan (dredging) atau mesin penyedotan pasir di area mulut muara.

"Jika tidak segera ditangani, aktivitas perekonomian di sektor kelautan di Kecamatan Manggeng dipastikan akan terus terganggu dan berisiko merugikan kesejahteraan para nelayan kecil," pungkasnya.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)