Makassar - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar (BEM FEB UNISMUH MAKASSAR) Periode 2025–2026 kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun tradisi intelektual di kalangan mahasiswa melalui penyelenggaraan forum Economic Intelektual Forum (EIF) dengan salah satu agenda yakni dialog kebangsaan yang dilaksanakan pada Senin, 15 Juni 2026.
Di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan politik yang semakin kompleks, BEM FEB UNISMUH Makassar memandang bahwa ruang-ruang diskusi dan pertukaran gagasan menjadi kebutuhan yang mendesak untuk melahirkan generasi mahasiswa yang kritis, progresif, dan memiliki keberpihakan terhadap kepentingan rakyat. Oleh karena itu, forum ini dihadirkan sebagai upaya kolektif untuk menjawab tantangan zaman melalui pendekatan intelektual dan dialogis.
Forum tersebut menghadirkan dua narasumber yang memiliki kapasitas dan rekam jejak yang mumpuni, yakni Tiyo, selaku Ketua BEM UGM 2025, serta Asratillah yang merupakan Direktur Institute Profetik. Keduanya memberikan pandangan dan analisis mengenai peran mahasiswa dalam merespons berbagai persoalan kebangsaan serta pentingnya penguatan kapasitas intelektual di tengah perubahan global yang semakin cepat.
Muh Khaidir Ramadhan selaku, Ketua Bidang Keilmuan BEM FEB UNISMUH Makassar Periode 2025–2026 menegaskan bahwa forum ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus menghidupkan budaya literasi dan diskursus ilmiah di lingkungan kampus.
"Mahasiswa tidak boleh kehilangan tradisi intelektualnya. Tantangan hari ini menuntut lahirnya gagasan-gagasan yang progresif dan solutif. Oleh karena itu, BEM FEB UNISMUH Makassar akan terus menghadirkan ruang-ruang dialog sebagai ikhtiar untuk memperkuat nalar kritis dan membangun kesadaran kolektif mahasiswa dalam merespons berbagai persoalan bangsa, kami berharap Economic Intelektual Forum ini dapat menjadi gerakan yang berdampak bagi masyarakat khusunya mahasiswa, tentunya dialog kebangsaan ini merupakan rangkaian dari pada kegiatan Economic Intelektual Forum (EIF), maka Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar Periode 2025-2026 kembali berikhtiar melakukan gerakan memasifkan budaya intelektual dengan menghadirkan Seminar Nasional pada tanggal 17, Juni 2026, di balai sidang muktamar Unismuh Makassar. Kami mengundang kedatang dari rekan-rekan Mahasiswa untuk kembali memeriahkan kegiatan kali ini" ujarnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memperkuat perannya sebagai agent of change, social control, dan iron stock, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara.
Muh Khaidir Ramadhan Ketua Bidang Keilmuan BEM FEB UNISMUH Makassar Periode 2025–2026 meyakini bahwa tantangan masa depan tidak dapat dijawab hanya dengan retorika, melainkan membutuhkan penguatan kapasitas intelektual, keberanian moral, serta semangat kolaborasi antarelemen mahasiswa. Dengan semangat tersebut, BEM FEB UNISMUH Makassar akan terus menjadi ruang pengkaderan gagasan dan pusat pergerakan intelektual yang berorientasi pada kemajuan peradaban.
Tulis Komentar