Bolaang Mongondow – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi menandatangani Perjanjian Pinjam Pakai dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan informasi meteorologi maritim dan keselamatan pelayaran di wilayah pesisir.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (7/04/2026) ini dihadiri oleh Sekretaris Utama BMKG Guswanto, Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi dan Wakil Bupati Dony Lumenta. Turut hadir Deputi Bidang Geofisika Nelly Florida, Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Meteorologi Andri Ramdani, Direktur Meteorologi Maritim Eko Prasetyo, serta jajaran pejabat BMKG dan perangkat daerah terkait.
Dalam sambutannya, Guswanto menyampaikan bahwa perjanjian pinjam pakai ini merupakan bentuk komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pelaksanaan tugas BMKG, khususnya dalam penyediaan informasi cuaca maritim.
“Kerja sama ini merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung penyediaan informasi cuaca maritim, peningkatan keselamatan pelayaran, serta perlindungan masyarakat pesisir melalui penempatan peralatan High Frequency Radar Array di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow,” ujarnya.
High Frequency Radar Array (HFR) yang akan dipasang memiliki peran penting dalam memantau dinamika arus laut dan tinggi gelombang secara real time. Data yang dihasilkan akan diolah oleh BMKG untuk meningkatkan akurasi informasi cuaca maritim yang kemudian dimanfaatkan oleh pemerintah daerah, nelayan, serta pelaku sektor kelautan lainnya.
Pemilihan Kabupaten Bolaang Mongondow sebagai lokasi pemasangan didasarkan pada potensi wilayah pesisirnya yang luas serta tingginya aktivitas kelautan dan perikanan.
Dengan adanya sistem ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi dini terkait kondisi laut sehingga mampu meningkatkan keselamatan dan efisiensi aktivitas di laut.
Sebagai lembaga yang menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009, BMKG terus berupaya menghadirkan layanan informasi yang cepat, tepat, dan akurat.
Oleh karena itu, kerja sama melalui mekanisme pinjam pakai ini tidak hanya menjadi bentuk optimalisasi pemanfaatan aset, tetapi juga memperkuat sinergi antar lembaga dalam memberikan pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Bolaang Mongondow menyampaikan apresiasi atas dukungan BMKG dalam menghadirkan teknologi pemantauan maritim di wilayahnya. Menurutnya, informasi cuaca dan kondisi laut sangat penting bagi masyarakat, khususnya nelayan yang menggantungkan aktivitasnya di laut.
“Dengan adanya dukungan teknologi dari BMKG, kami berharap keselamatan masyarakat, khususnya nelayan, dapat semakin terjamin. Ini juga menjadi langkah penting dalam memperkuat mitigasi bencana di wilayah pesisir,” ungkapnya.
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian oleh kedua belah pihak, sesi dokumentasi, serta penyerahan plakat sebagai simbol terjalinnya kerja sama. Setelah rangkaian seremoni tersebut, rombongan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow juga melakukan kunjungan singkat ke Gedung Multi Hazard Early Warning System (MHEWS) BMKG untuk mengenal lebih dalam tugas dan fungsi BMKG, khususnya dalam penyediaan informasi peringatan dini meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
Melalui kunjungan ini, pemahaman dan sinergi antara BMKG dan pemerintah daerah dalam upaya mitigasi bencana serta peningkatan keselamatan masyarakat semakin kuat.
Ke depan, kedua pihak berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dan memastikan implementasi kerja sama berjalan optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat luas, khususnya di wilayah pesisir Kabupaten Bolaang Mongondow.
Tulis Komentar