Foto: Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Dwi Marhen Yono (kanan) bersama Plt Direktur Utama Indonesia AirAsia Akhmad Sadikin di sela pengenalan desain visual bertema Labuan Bajo di Bandara Ngurah Rai. (ANTARA)
Jakarta - Kementerian Pariwisata melalui Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) bersama maskapai penerbangan Indonesia AirAsia memperluas jangkauan promosi pariwisata Labuan Bajo. Langkah itu sebagai upaya dukungan dan mendongkrak geliat ekonomi salah satu destinasi super prioritas.
“Ke depan kolaborasi ini bisa kami tingkatkan untuk kemajuan sektor pariwisata khususnya di Labuan Bajo,” kata Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama BPOLBF Dwi Marhen Yono di Bandara Ngurah Rai Badung, Bali, Jumat, 1 Agustus 2025.
Sinergi itu menampilkan desain visual bertema “Labuan Bajo” di badan pesawat maskapai yang memiliki nomor registrasi PK-AZN. Terdapat penampilan ikonik yang menunjukkan identitas Labuan Bajo, diantaranya Komodo, suku Manggarai, kapal Phinisi hingga panorama pantai yang menggambarkan kekayaan alam dan budaya.
Unsur penting yang tak juga luput adalah pencantuman jenama pariwisata tanah air, Wonderful Indonesia. Dengan begitu, Dwi Marhen yang juga Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar itu berharap wisatawan dimudahkan mengenali destinasi wisata tersebut.
Setidaknya, pihaknya menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan yang signifikan, dengan target 10-15 persen ke kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tercatat, sebanyak 411 ribu orang wisatawan berkunjung pada tahun 2024 lalu.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Indonesia AirAsia Akhmad Sadikin menjelaskan, pihaknya memanfaatkan kekuatan jaringan dan frekuensi penerbangan internasional untuk mengenalkan Labuan Bajo. Saat ini, pihaknya memiliki delapan rute domestik dan 25 rute internasional di kawasan Asia dan Australia.
“Kami berharap inisiatif ini memperkuat daya tarik Labuan Bajo karena potensinya sangat besar,” tandas dia.
Tulis Komentar