Jeneponto - Suasana penuh semangat dan keceriaan tampak mewarnai Perpustakaan Riwasy, Desa Kayuloe Timur, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, saat mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja Membaca Nyaring bersama anak-anak.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam membangun budaya literasi sejak usia dini melalui pengalaman membaca yang menyenangkan.
Dengan membacakan cerita menggunakan intonasi yang tepat, pelafalan yang jelas, dan ekspresi yang hidup, mahasiswa menghadirkan suasana belajar yang interaktif sehingga anak-anak tidak hanya mendengar, tetapi juga ikut berimajinasi, berdiskusi, dan memahami isi cerita.
Program Membaca Nyaring bertujuan untuk meningkatkan minat baca, melatih kemampuan menyimak dan pelafalan, memperkaya kosakata, serta menanamkan nilai-nilai positif yang terkandung dalam setiap bacaan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, mulai dari menyimak cerita, menjawab pertanyaan, hingga menyampaikan kembali pesan moral yang mereka peroleh.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap Perpustakaan Riwasy dapat menjadi ruang belajar yang hidup dan menyenangkan, sekaligus menjadi pusat tumbuhnya budaya membaca di Desa Kayuloe Timur.
Dengan menumbuhkan kecintaan terhadap buku sejak dini, diharapkan lahir generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter kuat melalui literasi.
Tulis Komentar