maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Wawan GunawanDukung Konsep Blue Economy Bersama Finalis Duta Maritim Indonesia

$rows[judul]

Jakarta — Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) menegaskan komitmennya dalam mendukung implementasi konsep Blue Economy atau ekonomi biru. Dukungan ini ditunjukkan dalam diskusi bersama finalis Duta Maritim Indonesia yang digelar di Jakarta Selatan dengan tujuan mengedukasi generasi muda tentang pentingnya laut sebagai sumber daya berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Bakamla menyampaikan bahwa keamanan laut merupakan fondasi utama untuk mewujudkan ekonomi biru. Tanpa pengawasan dan perlindungan yang baik, praktik illegal fishing, pencemaran, serta aktivitas maritim ilegal lainnya akan menghambat kesejahteraan masyarakat pesisir. “Blue Economy hanya dapat berjalan bila laut kita aman dan terjaga,” tegas perwakilan Bakamla.

Para finalis Duta Maritim Indonesia diajak memahami bahwa laut bukan sekadar ruang eksploitasi, tetapi harus dikelola secara bijak demi kelestarian ekosistem dan keberlanjutan ekonomi bangsa. Mereka juga mendapat pemahaman tentang peran Bakamla dalam menjaga perairan dari ancaman yang merugikan negara.

Salah satu finalis, Vina Avitasari, memberikan tanggapan terkait diskusi ini.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Bakamla yang tidak hanya menjaga kedaulatan laut, tetapi juga ikut mendukung konsep Blue Economy. Bagi saya, ini adalah sinergi penting laut harus aman agar bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan. Harapan saya, generasi muda dapat ikut aktif berkontribusi, baik melalui edukasi, inovasi, maupun aksi nyata menjaga lingkungan laut,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara instansi pemerintah dan generasi muda untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya laut.

Dengan semangat Duta Maritim Indonesia, konsep Blue Economy diharapkan tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pesisir dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)