Foto: Nida Samrotul Puadah
Jakarta - Para finalis Sekolah Duta Maritim Indonesia melanjutkan rangkaian kegiatan kebangsaan dengan berkunjung ke Museum Bahari Jakarta pada 16/08/2025.
Museum yang terletak di kawasan Kota Tua ini menjadi saksi sejarah panjang kejayaan maritim Indonesia dari masa ke masa.
Dalam kunjungan ini, para finalis, termasuk Nida Samrotul Puadah asal Tasikmalaya, diajak menelusuri koleksi bersejarah mulai dari model kapal tradisional, peta kuno, hingga peninggalan perdagangan maritim Nusantara.
Para peserta tampak antusias menyerap pengetahuan baru tentang betapa besarnya peran laut bagi perjalanan bangsa Indonesia.
“Berada di Museum Bahari memberi kami kesadaran bahwa Indonesia sejak dulu adalah negara maritim besar. Sebagai generasi muda, kami punya tanggung jawab untuk menjaga dan melanjutkan kejayaan itu,” kata Nida.
Kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat identitas para finalis sebagai calon Duta Maritim yang tidak hanya memahami isu kontemporer, tetapi juga memiliki dasar sejarah yang kuat tentang dunia kemaritiman.
Selain mendapatkan wawasan sejarah, kegiatan ini turut menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air. Para finalis menyadari bahwa laut bukan hanya ruang ekonomi, tetapi juga ruang budaya, persatuan, dan identitas bangsa.
Momen kebersamaan juga terasa hangat, ketika para finalis saling berdiskusi, berfoto bersama, dan berbagi pandangan tentang arti penting laut bagi masa depan Indonesia. Suasana akrab ini semakin mempererat persaudaraan di antara mereka sebagai duta muda bangsa.
Tulis Komentar