maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Kunjungan Peserta Sekolah Duta Maritim Indonesia ke Museum Bahari

$rows[judul]

Jakarta - Peserta Sekolah Duta Maritim Indonesia Batch 4 melaksanakan kunjungan ke Museum Bahari, Jakarta Utara, pada Sabtu (16/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran yang bertujuan memperkaya wawasan kemaritiman serta menanamkan kecintaan terhadap sejarah bangsa.

Kegiatan kunjungan ini dipandu langsung oleh seorang guide dari pihak Museum Bahari. Dengan penjelasan yang terarah, para peserta dibimbing mengenal lebih dekat sejarah panjang perjalanan maritim Indonesia melalui berbagai koleksi dan dokumentasi yang tersimpan di museum.

Pemandu museum bahari mengatakan, "museum ini merupakan salah satu bangunan bersejarah yang berada di kawasan Jakarta Utara. Dulunya, kompleks ini adalah gudang VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) yang berdiri sejak abad ke-17 hingga 18."

Bangunan tersebut dikenal dengan sebutan Westzijdsche Pakhuizen atau Gudang Barat, tempat penyimpanan komoditas penting seperti rempah-rempah yang menjadi primadona perdagangan dunia kala itu.

Setelah Indonesia merdeka, bangunan bersejarah ini sempat difungsikan sebagai gudang oleh PLN dan PTT. Baru pada tahun 1977, pemerintah resmi menjadikannya sebagai Museum Bahari. Sejak saat itu, tempat ini menjadi pusat edukasi dan pelestarian sejarah maritim Indonesia.

Melalui kunjungan ini, para peserta diajak menelusuri perjalanan panjang bangsa Indonesia yang erat kaitannya dengan dunia maritim. Berbagai koleksi, diorama, hingga peninggalan sejarah menjadi bahan pembelajaran berharga yang memperkaya pengetahuan peserta.

Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan. Mereka merasa senang dapat menggali langsung wawasan mengenai maritim Indonesia melalui peninggalan nyata yang tersimpan di museum. Bagi sebagian peserta, pengalaman ini menjadi momentum penting untuk semakin mencintai dan melestarikan sejarah bangsa.

Muhammad Rizky, finalis Duta Maritim Indonesia asal Jakarta, menyampaikan kesannya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, kunjungan ke Museum Bahari merupakan pengalaman terbaik karena peserta dapat belajar langsung mengenai sejarah kemaritiman dari tempatnya. Ia juga menambahkan, biasanya ia hanya melakukan observasi di Pelabuhan Sunda Kelapa yang berada di seberang museum, namun kali ini mendapat kesempatan masuk langsung untuk mempelajari peradaban maritim Indonesia.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)