Kepulauan Meranti - Sebanyak 20 unit mesin ketinting diterima nelayan Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk mendorong produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir. Penyerahan bantuan dilakukan di Aula Tantya Sudhirajati Polres Kepulauan Meranti, Selasa (31/3).
Bantuan tersebut diserahkan kepada 20 nelayan setempat, terdiri dari 10 unit mesin merek Motoya dan 10 unit Pro-Quip. Penyerahan langsung diberikan oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Camat Rangsang Barat, Jefri, yang hadir di lokasi, mengapresiasi langkah konkret yang dilakukan Kapolda Riau beserta jajaran. Jefri menilai bantuan tersebut tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat pesisir.
“Terima kasih atas kehadiran Bapak Kapolda Riau beserta rombongan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi nelayan kami karena dapat meningkatkan aktivitas dan produktivitas mereka, yang pada akhirnya berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolda mengatakan bantuan yang diberikan merupakan langkah kepolisian dalam menyentuh aspek kesejahteraan masyarakat secara langsung, selain menjalankan tugas menjaga kamtibmas sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat.
Menurutnya, masyarakat pesisir memiliki potensi besar yang selama ini perlu didorong melalui dukungan sarana dan akses yang memadai.
“Kami harus mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Bantuan ini juga diharapkan menjadi pengungkit produktivitas nelayan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Kita ingin masyarakat terus bergerak maju, mandiri, dan mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada,” ujarnya.
Kapolda menambahkan, untuk memanfaatkan peluang tersebut, semua pihak tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, dibutuhkan kebersamaan dan semangat human solidarity untuk membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun kesejahteraan sosial.
“Pembangunan yang kuat tidak hanya bertumpu pada program, tetapi juga pada semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” kata Kapolda.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda bersama masyarakat juga melakukan penanaman delapan bibit pohon jenis jambu madu dan mangga secara simbolis. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan pembangunan berkelanjutan serta pengingat bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Tulis Komentar