Badung - Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) kembali digelar oleh Dinas Perikanan Kabupaten Badung. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Desa Bongkasa, Abiansemal, Selasa (21/4/2026), dengan menyalurkan 200 paket olahan ikan kepada masyarakat.
Program ini menyasar ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta kelompok masyarakat beresiko stunting sebagai upaya meningkatkan asupan gizi sekaligus mendorong budaya konsumsi ikan di Kabupaten Badung.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa pada tahun ini pemerintah menargetkan penyaluran 2.000 paket olahan ikan untuk pencegahan stuting yang akan dibagikan dalam sepuluh tahap kegiatan di sepuluh desa, sasaran masing-masing 200 paket.
"Jenis olahan ikan yang diberikan kepada masyarakat antara lain ikan nila, ikan lele, serta abon tuna siap konsumsi. Seluruh bahan baku ikan tersebut berasal dari para pembudidaya ikan yang ada di Kabupaten Badung, sehingga program ini juga turut mendukung sektor perikanan lokal", ungkap Suardana.
Ia berharap, masyarakat tidak hanya mengonsumsi ikan saat menerima bantuan, tetapi juga menjadikannya sebagai bagian dari menu sehari-hari. "Mari biasakan makan ikan, untuk generasi yang lebih sehat, cerdas, dan bebas stunting", pungkasnya.
Tulis Komentar