Jakarta – Para peserta Sekolah Duta Maritim Indonesia 2025 kembali mendapatkan bekal ilmu penting, kali ini tentang Hukum Maritim. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Bapak Mukhlis Ramlan, anggota tetap bidang hukum dan regulasi, dalam sebuah sesi yang berlangsung hangat dan penuh interaksi.
Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa pemahaman mengenai hukum maritim sangat penting bagi generasi muda, khususnya para Duta Maritim. Menurutnya, masalah kelautan seperti illegal fishing, pencemaran laut, hingga konflik batas wilayah tidak bisa dilepaskan dari aspek hukum.
Mukhlis Ramlan juga memberikan pesan mendalam kepada para peserta agar berani menyuarakan persoalan maritim di daerah masing-masing.
“Suara itu jangan dibungkam. Peran kita sebagai Duta Maritim adalah menyuarakan permasalahan maritim dari daerah, agar pemerintah mendengar langsung aspirasi masyarakat pesisir,” tegasnya.
Para Duta Maritim pun terlihat antusias mengikuti materi ini. Mereka diberi kesempatan bertanya seputar regulasi kelautan dan bagaimana caranya agar anak muda bisa ikut terlibat dalam proses advokasi kebijakan maritim.
Dengan adanya materi ini, diharapkan para Duta Maritim Indonesia 2025 tidak hanya menjadi simbol inspirasi, tetapi juga benar-benar mampu berperan aktif sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat pesisir dengan pemerintah.
Tulis Komentar