maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Mengenal Kembali dengan Kisah Maritim Inspiratif dari Bumi Wakatobi

$rows[judul]

Jakarta - Para peserta Duta Maritim Indonesia mengikuti sesi pembekalan dan pemberian motivasi kemaritiman dan kepemudaan. H. Haliana, S. E. membawakan langsung materi ini. Saat ini, beliau merupakan Sekretaris Jenderal Aspeksindo atau Asosiasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia. Selain itu, beliau juga merupakan Bupati dari Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Bupati Wakatobi ini membuka materi dengan penjelasan mengenai isu keterbelakangan infrastruktur dasar pembangunan di daerah pesisir dan kepulauan di Indonesia, terutama di wilayah Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Isu keterbelakangan infrastruktur dasar ini meliputi minimnya ketersediaan listrik bagi setiap masyarakat, kepadatan penduduk di suatu wilayah pulau kecil, dan rendahnya tingkat pendidikan.

Apabila dapat membenahi dan memperbaiki infrastruktur dasar tersebut, maka kualitas hidup masyarakat akan lebih baik. Seperti misalnya dalam hal pendidikan, sebagai dasar dalam membangun peradaban, maka sangat perlu bersama-sama memperhatikan hal ini agar tidak menyebabkan perluasan masalah yang ada. Dalam hal pemerataan ketersediaan listrik, maka penerangan dan penggunaan fasilitas yang memerlukan listrik akan terbantu dan tidak membebani. Serta dalam hal kepadatan penduduk, tentunya juga akan mempengaruhi kualitas kesehatan masyarakat.

Oleh karena itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi selama proses jabatan ini perlu mencanangkan kebijakan publik yang baik dan tepat sasaran. Hingga akhir jabatan mendatang beliau berharap dapat membantu mengatasi infrastruktur dasar dalam pembangunan di sana.

Melalui segala perjuangan pembangunan wilayah di sana, tentunya beliau merupakan tokoh yang memperjuangkan hak rakyat terutama di wilayah Kabupaten Wakatobi, sebagai wilayah pesisir dan kepulauan di Indonesia. Harapannya, daerah pesisir dan kepualuan lainnya di Indonesia juga sama-sama dapat memperhatikan kebijakan publik tersebut.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)