Foto: Anni Atiqah Mahdiyyah, peserta Sekolah Duta Maritim Indonesia asal Makassar. (Istimewa)
Jakarta - Peserta Sekolah Duta Maritim Indonesia (SDM) Batch 4 2025, Anni Atiqah Mahdiyyah menyampaikan aspirasi kelompok perempuan nelayan Makassar kepada Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, Jakarta, Kamis, 14 Agustus 2025.
Komunitas yang ia suarakan adalah Kelompok Wanita Nelayan (KWN) Fatimah Azzahra yang dipimpin oleh Eni. Kelompok ini, kata Anni, mengelola UMKM berbasis olahan hasil laut, seperti abon tuna, yang tidak hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga sarana pemberdayaan bagi wanita nelayan, korban kekerasan, penyandang disabilitas, dan anak-anak yang turut terlibat dalam usaha tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Anni menyampaikan, “UMKM ini harus mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah, apalagi Makassar termasuk satu kota dengan wilayah maritim dan pesisir yang cukup besar,” kata dia.
Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam meningkatkan kapasitas UMKM agar dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi komunitas mereka.
Menanggapi itu, Tamsil Linrung mengapresiasi keberanian dan semangat para peserta dalam menyampaikan isu-isu penting dari daerah masing-masing. Tamsil juga mendorong mereka untuk terus berkontribusi dan memberdayakan komunitas di wilayahnya, menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan di tingkat nasional ini harus menjadi langkah awal perubahan nyata.
“Audiensi ini menjadi momen penting bagi para duta maritim Aspeksindo dari seluruh Indonesia untuk menyuarakan langsung kebutuhan dan harapan mereka kepada pembuat kebijakan, dengan harapan agar perhatian dan dukungan pemerintah terhadap pemberdayaan wanita nelayan semakin nyata dan berkelanjutan,” singkat Tamsil.
Tulis Komentar