Serang – Himpunan Mahasiswa Logistik Kelautan (HIMALOKA) Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Daerah Serang sukses menyelenggarakan kegiatan Sahabat Desa 2025 yang berlangsung di Kampung Tanggul Jaya, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengelolaan Limbah Kerang Hijau dan Pengembangan UMKM berbasis Sumber Daya Lokal”, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi nyata terhadap permasalahan lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir.
Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada Jumat, 28 November 2025 hingga Minggu, 30 November 2025, serta diawali dengan kegiatan pra-pengabdian pada Selasa, 18 November 2025 di SMAN 4 Kota Serang.
Ketua Pelaksana, Muhammad Ibnu Kanahaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan limbah kulit kerang hijau yang saat ini jumlahnya sangat tinggi dan belum dikelola dengan baik. Kondisi tersebut menjadi latar belakang utama dilaksanakannya program ini, mengingat limbah yang menumpuk berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak ditangani secara tepat. Melalui kegiatan ini, limbah yang sebelumnya tidak bernilai diharapkan dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis.
Selama pelaksanaan kegiatan, berbagai program kerja telah dilaksanakan secara bertahap dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan serta pemanfaatan limbah menjadi produk yang bernilai guna. Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut:
- 28 : Pembukaan dan ramah tamah, sebagai awal kegiatan untuk memperkenalkan program kepada masyarakat sekaligus membangun hubungan yang baik serta menciptakan komunikasi yang nyaman antara tim pelaksana dan warga setempat.
- 29 : Sosialisasi pembuatan pupuk dari limbah cangkang kerang hijau dan praktik pengemasan, yaitu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara mengolah limbah cangkang kerang menjadi pupuk yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah. Kegiatan ini dilanjutkan dengan praktik pengemasan agar produk memiliki nilai jual dan dapat dikembangkan sebagai peluang usaha.
- 30 : Sosialisasi pembuatan briket dari limbah cangkang kerang hijau dan praktik pengemasan, berupa edukasi dan pelatihan dalam mengolah limbah cangkang menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, dilakukan juga praktik pengemasan untuk meningkatkan kualitas produk sehingga lebih menarik dan bernilai ekonomis.
Edukasi lingkungan kepada siswa sekolah dasar bersama Relawan Vorizma, yaitu memberikan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi sampah yang berserakan, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan demi keberlanjutan di masa yang akan datang.
Penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian lingkungan, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghijauan serta menjaga keseimbangan ekosistem di lingkungan sekitar.
Pendampingan UMKM berbasis potensi lokal, yaitu membantu masyarakat dalam mengembangkan produk hasil olahan limbah agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terutama saat praktik langsung pengolahan limbah menjadi produk bernilai guna. Selain memberikan dampak lingkungan, kegiatan ini juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat.
Menurut Ibu Jumriyani selaku masyarakat setempat yang mengikuti kegiatan ini, “kegiatan ini cukup bagus karena dari limbah kerang ini bisa dimanfaatkan menjadi briket dan pupuk, sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta membuka peluang untuk mendapatkan pekerjaan sampingan yang lebih produktif dan berkelanjutan selain mengolah kerang.”
Meski terdapat beberapa kendala, baik dari segi internal maupun eksternal, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan dengan baik berkat kerja sama panitia dan dukungan masyarakat.
Melalui program Sahabat Desa 2025, HIMALOKA berharap dapat terus berkontribusi dalam pengabdian kepada masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam aspek lingkungan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Tulis Komentar