maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Pemerintah Bakal Rehabilitasi Hutan Mangrove Seluas 700 Hektare

$rows[judul] Foto: ilustrasi hutan mangrove. (dok DLH Buleleng)

Kalbar - Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) berkomitmen merehabilitasi seluas 769.824 Hektare (Ha) ekosistem mangrove. Langkah ini bakal dilakukan secara terukur, ilmiah, dan partisipatif dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia pada 2025.

"Komitmen ini diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove serta kegiatan penanaman mangrove di Mempawah Mangrove Park, Kalimantan Barat," kata Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq di Mempawah, Kalbar, Jumat (8/8/2025).

Rakornas yang dihadiri 200 orang peserta ini dihadiri pemerintah pusat dan daerah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat sipil, dan media.

"Lahan-lahan ini adalah peluang kedua yang diberikan alam kepada kita. Pemulihan harus dilakukan secara ilmiah, terukur, dan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama," ujar Menteri Hanif.

Diketahui Indonesia memiliki tutupan mangrove seluas 3,44 juta hektare terbesar di dunia dan mencakup 20 persen ekosistem mangrove global. Namun, Indonesia juga telah kehilangan lebih dari satu juta hektare dalam empat dekade terakhir akibat alih fungsi lahan, pembangunan tak terkendali, dan abrasi.

Sebagai aksi nyata, KLH/BPLH melakukan penanaman mangrove seluas 8,1 hektare di Mempawah Mangrove Park. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rehabilitasi seluas 61,8 hektare di wilayah tersebut, dalam mencapai target nasional pemulihan 600 ribu hektare hingga 2029 sebagaimana tercantum dalam Enhanced Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia.

"Hari ini kita tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam harapan. Mangrove melindungi garis pantai dari abrasi, menyerap karbon biru, menyediakan habitat biodiversitas, serta menjadi sumber ekonomi masyarakat pesisir," kata Hanif.

Komitmen lintas sektor diperkuat dengan kehadiran Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga ekosistem pesisir.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)