Touna – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Tojo Una-Una (Touna) kembali memperkuat kemitraan dengan masyarakat pesisir melalui Patroli Binmas Perairan di Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo, Minggu (19/10/2025).
Tiga personel, Aipda Mulhakam, Aipda S. Nonci, dan Bripka F. Frangky Sualang, turun langsung menyambangi para nelayan untuk menyampaikan pesan Kamtibmas dan keselamatan melaut.
Patroli dialogis ini menitikberatkan pada dua isu krusial: keselamatan pelayaran dan pelestarian ekosistem laut. Personel Polairud mengimbau para nelayan untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem dan tidak pernah melupakan alat keselamatan saat melaut.
Selain itu, Satpolairud juga secara tegas mengingatkan nelayan agar menjaga kelestarian laut. Himbauan ditekankan untuk tidak melakukan penangkapan ikan secara ilegal seperti menggunakan bom, racun, atau alat tangkap yang merusak ekosistem laut dan terumbu karang, serta selalu menjaga kebersihan pesisir.
Di tempat terpisah, Kasat Polairud Polres Touna, IPTU Kadek Agung Andiana Putra, S.H., menyatakan bahwa patroli ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam melindungi masyarakat nelayan dan sumber daya laut.
“Keselamatan para nelayan adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami tekankan agar nelayan selalu memprioritaskan cek cuaca dan membawa alat keselamatan lengkap sebelum beraktivitas di laut,” tegas IPTU Kadek Agung Andiana Putra, S.H.
Lebih lanjut, Kasat Polairud juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap hukum laut.
“Kami tidak akan mentolerir praktik penangkapan ikan yang merusak. Laut adalah sumber kehidupan. Sinergi antara nelayan dan Polri sangat penting untuk menjaga kebersihan dan kelestarian perairan Touna dari destructive fishing,” tambahnya.
Dalam upaya mempermudah komunikasi, personel Polairud turut menyosialisasikan layanan pengaduan bebas pulsa Call Center Kepolisian 110 kepada masyarakat. Berkat intensitas kehadiran Polri, situasi Kamtibmas di lingkungan nelayan Desa Labuan dilaporkan aman dan kondusif.
Tulis Komentar