“Ini merupakan langkah konkret kami bersama pemda mendukung pertumbuhan ekonomi melalui perluasan negara tujuan ekspor,” tutur Plt. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini, melalui siaran resmi di Jakarta.
Ishartini menjelaskan, hasil perikanan Maluku yang dikirim ke Thailand sudah dilengkapi sertifikasi mutu yang sudah diakui oleh Codex Alimentarius, organisasi dunia yang mengatur dan menetapkan standar mutu dan keamanan pangan.
Sertifikasi mutu terbitan KKP itu menjadi jaminan produk perikanan yang diekspor berkualitas baik dan aman untuk dikonsumsi. “Mutu dan keamanan hasil perikanan adalah salah satu kunci utama keberterimaan produk di negara tujuan ekspor,” terangnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Ahmad Jais Ely berharap, ekspor perdana menjadi momentum peningkatan penjualan hasil perikanan Maluku ke luar negeri, yang berdampak pada kesejahteraan di wilayahnya.
Dia turut menyampaikan apresiasi atas dukungan sertifikasi dari KKP terhadap produk perikanan PT Jayawi Ambon Internasional, sehingga ikan asal Maluku menembus pasar Thailand. “Saat keberangkatan tadi telah diserahkan SMKHP (Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan-red) sebagai dokumen wajib untuk bisa masuk pasar Thailand,” urainya.
Tulis Komentar