maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Dilantik Surya Paloh, Arif Rahman Siapkan Gerakan untuk Petani dan Nelayan

$rows[judul]

JAKARTA - Kesejahteraan petani dan nelayan menjadi perhatian Ketua Umum DPP Petani NasDem Arif Rahman. Usai dilantik oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (22/10), Arif berkomitmen menyatukan gerakan untuk memperjuangkan nasib petani dan nelayan di seluruh Indonesia.

Menurut Arif, petani dan nelayan merupakan bagian penting dari kehidupan bangsa yang harus mendapatkan perhatian penuh. Namun, besarnya kontribusi mereka belum sepenuhnya sejalan dengan tingkat kesejahteraan yang dirasakan.

“Tanpa petani, kita tidak bisa makan. Tanpa nelayan, negara kepulauan ini lumpuh. Tapi fakta pahitnya, pahlawan bangsa kita ini ditinggalkan,” ujar Arif.

Ia juga menyoroti rendahnya minat generasi muda untuk menjadi petani. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan bersama untuk membangun sektor pertanian yang lebih menjanjikan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor tersebut.

Arif mengingatkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, mulai dari tanah yang subur hingga laut yang kaya sumber daya. Namun, potensi tersebut harus mampu memberikan manfaat nyata bagi petani dan nelayan.

Anggota Komisi IV DPR RI itu menegaskan, DPP Petani NasDem harus menjadi wadah untuk menyatukan aspirasi dan mengonsolidasikan gerakan perubahan di sektor pertanian dan perikanan. Organisasi tersebut diharapkan mampu mendorong langkah konkret untuk memperkuat posisi petani dan nelayan sebagai bagian penting dalam pembangunan nasional.

Ia menilai, upaya tersebut harus dimulai dengan memulihkan dan memuliakan tanah, laut, serta hutan, sekaligus mengembalikan martabat petani dan nelayan sebagai pahlawan bangsa yang berdaya dan berdaulat.

“Petani NasDem harus menyatukan gerakan perubahan menuju Asta Cita dan menghentikan nasib tikus mati di lumbung padi itu. Caranya, kita harus memuliakan kembali tanah, laut, dan hutan, serta memulihkan petani dan nelayan sebagai pahlawan bangsa yang berdaya dan berdaulat untuk Indonesia Jaya,” tegasnya

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)