Foto: Ilustrasi
Surabaya - Pertamina Trans Kontinental (PTK) sukses mengawal kapal penumpang legendaris milik PT Pelni, KMP Umsini. Kapal tersebut dikawal dari Makassar menuju galangan PT PAL Indonesia di Surabaya.
Pengawalan ini melibatkan armada andalan AHTS Transko Moloko yang bertugas melakukan towing dan salvage — penarikan sekaligus pendorongan kapal — pada akhir Juli lalu.
Berbekal kemampuan manuver tinggi dan tenaga tarik mumpuni, Transko Moloko memastikan KMP Umsini tiba dengan aman di Surabaya untuk menjalani proses peremajaan.
Direktur Operasi PTK Yudi Wibisono menegaskan, keberhasilan misi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ketahanan logistik maritim nasional dan sinergi antar-BUMN.
“Operasi ini menandai keberhasilan lain bagi armada PTK, di mana kolaborasi erat dengan seluruh stakeholder mampu menghadirkan solusi logistik laut yang terintegrasi. Transko Moloko bukan sekadar kapal tunda, melainkan simbol ketangguhan kami dalam menjaga kelancaran pelayaran nasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (10/8/2025).
Selama proses towing, setiap tahapan dijalankan sesuai standar keselamatan tinggi PTK, mulai dari inspeksi lambung hingga koordinasi penuh dengan pelabuhan dan pihak keamanan laut.
“Setiap detail kami perhitungkan, karena di laut tidak ada toleransi untuk kesalahan. Gelombang dan cuaca menjadi tantangan harian, namun pengalaman panjang tim operasi laut kami menjadi kekuatan utama dalam menjalankan tugas ini,” tambah Yudi.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa sektor maritim Indonesia memiliki kapasitas dan infrastruktur untuk menangani proyek berskala kompleks. Bagi PTK, pencapaian ini juga menegaskan perannya sebagai tulang punggung logistik maritim Pertamina Group dan mitra strategis dalam menjaga konektivitas laut nasional.
“PTK berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan operasi laut yang andal, aman, dan berstandar internasional demi mendukung pembangunan ekosistem transportasi laut yang modern dan berkelanjutan,” pungkas Yudi.
Tulis Komentar