Foto: Peserta Sekolah Duta Maritim Indonesia di pembukaan Munas Aspeksindo ke-3. (Istimewa)
Jakarta – Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 sebagai momentum memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mewujudkan visi pembangunan maritim Indonesia.
Tahun ini, Munas mengusung tema “Sinergi Daerah Kepulauan dan Pesisir dalam Mewujudkan Asta Cita dan Pembangunan Blue Economy”, selaras dengan agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Selasa, 12 Agustus 2025.
Acara yang berlangsung di Hotel Bidakara jakarta ini dihadiri oleh para kepala daerah anggota Aspeksindo, perwakilan kementerian dan lembaga, pelaku industri maritim, akademisi, serta Duta Maritim Indonesia.
Ketua Umum Aspeksindo, Andi Harun dalam sambutannya menegaskan bahwa Asta Cita – delapan prioritas pembangunan nasional – memberi ruang strategis bagi percepatan pembangunan wilayah kepulauan dan pesisir. Salah satu pilar pentingnya adalah penguatan ekonomi maritim berbasis keberlanjutan atau Blue Economy.
“Pembangunan Blue Economy bukan hanya soal mengoptimalkan potensi laut, tetapi memastikan kelestarian ekosistem dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Inilah semangat yang kami bawa ke Munas ke-3,” ujar Harun.
Dalam forum ini, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari digitalisasi sektor perikanan, peningkatan infrastruktur pelabuhan, pengembangan SDM maritim muda, hingga kolaborasi investasi ramah lingkungan.
Munas juga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat untuk memastikan daerah pesisir menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh peserta Munas untuk memperkuat peran daerah pesisir dalam pembangunan nasional yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.
Tulis Komentar